Kehadiran Penyelenggara Bimas Buddha, Jadikan Bimbingan dan Pelayanan Umat Buddha di Kota Pangkalpinang Makin Optimal

Oleh ; Gema Virgana, S.H.

(Pangkalpinang), Hadirnya Penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha menjadi salah satu jabatan baru di Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang sebagaimana diatur dalam PMA Nomor 19 Tahun 2019, tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Kementerian Agama selama kurang lebih 9 bulan terakhir ini, memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perkembangan dan optimalisasi pelaksanaan bimbingan, pelayanan dan pembinaan kepada umat Buddha di daerah Kota Pangkalpinang.

Dengan jumlah penganut yang relatif cukup tinggi, yaitu sekitar 12.377 orang dengan 18 rumah ibadah yang tersebar di 7 kecamatan di daerah Kota Pangkalpinang, Kehadiran Penyelenggara Bimas Buddha tentunya memang sangat dibutuhkan guna melayani, membimbing, serta memberikan solusi bagi setiap permmasalahan yang dihadapi oleh umat Buddha. 

Sejak dilantik secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 08 Januari 2020 yang lalu, Misno, S.Ag., Penyelenggara Bimas Buddha Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, telah terbukti dapat memberikan nuansa baru dalam pengembangan kegiatan keagamaan Buddha. 

Eksistensi dan geliat organisasi-organisasi keagamaan Buddha pun semakin terlihat nyata, baik di tengah-tengah umat maupun masyarakat melalui peningkatan volume pelaksanaan kegiatan-kegiatan sosial keagamaan.

Misno pun terlihat secara intens menghadiri dan menjadi motor penggerak pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan Buddha di daerah Kota Pangkalpinang. Seperti yang dilaksanakannya pada Rabu, 20 September 2020 yang lalu dengan menggelar kegiatan pembinaan bagi Penyuluh Agama Buddha Non-PNS dan Pemuda Buddhis (Gemabudhi) Kota Pangkalpinang di Vihara Satya Dharma Pangkalpinang.

Saat dihubungi Penyusun Berita Kemenag Kota Pangkalpinang melalui pesan Whatsapp pada Minggu, 04 Oktober 2020, Misno menjelaskan bimbingan dan layanan yang dilaksanakannya tersebut, merupakan salah satu bentuk pelaksanaaan tugas dan fungsinya sebagai Penyelenggara Bimas Buddha di tingkat daerah yang sasarannya bukan hanya tertuju kepada umat Buddha, tapi juga kepada para pengurus Vihara, majelis-majelis dan organisasi keagamaaan Buddha, salah satunya Gemabudhi yang pada Rabu lalu bersama dengan Penyuluh Agama Buddha Non-PNS, telah mendapatkan pembinaan dari pihaknya dalam forum Pusdiklat Dapunta Hyang.

“Dalam kesempatan tersebut, juga hadir Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Babel, Wisnu Widiyanto, S.H., yang dalam sambutannya berharap agar Penyuluh Agama dan generasi muda Buddha dapat merawat dan membina generasi penerus dalam memperkuat pendalaman keyakinan, serta melalui wadah Pusdiklat Dapunta Hyang tersebut, pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaaan Buddha pun dapat dilakukan dengan lebih intens,” kata Misno.

Selanjutnya, melalui forum tersebut, kata Misno, kami pun memberikan kesempatan kepada penyuluh agama dan pemuda Buddhis untuk memberikan ssaran dan masukan terkait keaktifan pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan Buddha, seperti sendra tari, paduan suara, ritual/upacara keagamaan, anjangsana, dan pembabaran dharma, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan fasilitas sarana dan prasarana ibadah, termasuk rumah ibadah bersama, yang dalam hal ini memerlukan keterlibatan tokoh-tokoh agama yang memiliki pemahaman untuk memberikan penjelasan, baik kepada umat maupun masyarakat, agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

“Tak hanya itu, dalam forum bersama dengan Penyuluh dan generasi muda Buddhis tersebut kami pun sempat membahas hal-hal lain terkait jadwal mimbar, karya bakti dan diskusi Dapunta Hyang,” ujarnya.

Setelah melalui diskusi yang cukup panjang, lanjutnya, akhirnya membuahkan hasil yang baik dan seluruh peserta pun bersepakat untuk satu suara dalam beberapa hal, antara lain : Penyuluh Agama selalu siap untuk mengisi Mimbar Agama di RRI, TVRI Bangka Belitung dan Babel Kemenag TV, serta di Vihara Satya Dharma maupun Vihara yang lain. Begitu juga pemuda Buddhis, mereka pun menyatakan siap tampil di depan umum dengan nama dan seragam Gemabudhi.

Hal kedua yang disepakati adalah :untuk meningkatkan kebersamaan dan demi kenyamanan tempat ibadah sekaligus Pusdiklat bersama ini (Vihara Satya Dharma, Tanjung Bunga-red), akan diadakan karya bakti secara rutin.

"Dengan karya bakti berarti kita bersama-sama bertanggung jawab merawat tempat ini, sekaligus menunjang pemeliharaan Destinasti Wisata Religi. Kalau bukan kita yang merawatnya, siapa lagi?. Dan kita pun harus bergotong royong bersama, baik dalam kegiatan maupun karya bernuansa Buddhis, seperti pembuatan Stupa maupun kegiatan lainnya,” tegas Misno.

Dilanjutkannya, hal terakhir yang juga disepakati adalah : Penyuluh dan pemuda Buddhis sepakat untuk mengembangkan forum diskusi sebagai jembatan dan media dalam upaya penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi umat.

Melalui forum tersebut, sebagai Penyelenggara Bimas Buddha, Misno pun sempat menyampaikan komitmennya untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada umat dan akan mengedepankan diskusi sebagai upaya mencari solusi guna mengatasi segala permasalahan sosial-keagamaan yang dihadapi umat, maupun hal-hal lainnya yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya sebagai Penyelenggara Bimas Buddha, bersama dengan Penyuluh Agama Buddha, pengurus organisasi-organisasi dan majelis keagamaan Buddha, serta para pengurus vihara dan cetiya, demi kemajuan umat dalam Buddha Dharma di Kota Pangkalpinang. 

Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Abdul Rohim, S.Ag., M.H., yang dihubungi pada Senin, 05/10/2020 melalui pesan Whatsapp mengungkapkan, eksistensi dan kiprah Penyelenggara Bimas Buddha pada Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, telah terlihat dengan nyata melalui meningkatnya pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pelayanan kepada umat Buddha di Kota Pangkalpinang.

“Penyelenggara Bimas Buddha, Misno, S.Ag., kami lihat sangat aktif hadir dan melaksanakan kegiatan di tengah-tengah umat Buddha melalui laporan yang di share secara berkala kepada kami. Dan kami pun beberapa kali mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakannnya, seperti bakti sosial, penyaluran bantuan dan lain sebagainya, yang manfaatnya benar-benar dapat dirasakan langsung oleh umat,” aku Rohim.

Oleh karena itu, selaku Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, kami terus memberikan dukungan terhadap program-program dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Penyelenggara Bimas Buddha, terutama yang memberikan manfaat bagi umat.

“Mudah-mudahan kedepan, kehadiran Bapak Misno, selaku Penyelenggara Bimas Buddha, melalui program-program dan kegiatan yang dilaksanakan, dapat memberikan warna tersendiri bagi Kemenag Kota Pangkalpinang dalam rangka pembinaan umat dari berbagai agama dan dalam upaya mewujudkan terciptanya kerukunan antar umat beragama di Kota Pangkalpinang ini.” Pungkasnya. (gg)

Berita Terbaru

Opini

Rabu , 25 November 2020 | 11:23:49

Membeli-Keringat-Guru-yang-Guru


Selasa , 06 Oktober 2020 | 06:47:15

Kehadiran-Penyelenggara-Bimas-Buddha-Jadikan-Bimbingan-dan-Pelayanan-U


Senin , 10 Agustus 2020 | 16:01:11

MODEL-PEMBELAJARAN-CONTEXTUAL-THEACING-LEARNING-CTL


Jumat , 13 Desember 2019 | 08:36:16

Eyde-Tusewijaya-Kasubbag-TU-Muda-dan-Inovatif


Rabu , 27 November 2019 | 08:09:23

H-Abdul-Rohim-Kepala-Kantor-Kemenag-yang-Dicintai-Masyarakat


Rabu , 16 Oktober 2019 | 12:40:11

ANTINOMI-REGULASI-STATUS-PERKAWINAN


Selasa , 24 September 2019 | 11:28:41

PPKB-GPAI-DIAGNOSA-GURU-AGAMA


Rabu , 18 September 2019 | 11:48:07

Madrasah-untuk-Kita-Semua


Senin , 09 September 2019 | 10:01:01

MEMELUK-RINDU


Sabtu , 10 Agustus 2019 | 17:06:22

Rukun-dan-Wajib-Haji-dimulai-hari-ini