MTs Darussalam Jadi Salah Satu Perwakilan Indonesia Dalam Tes PISA, Kemenag Pangkalpinang Beri Support dan Dukungan


Keterangan Foto : Pengawas Madrasah Kemenag Pangkalpinang, Drs. Samsul Bahri, M.Pd., (memakai batik hitam bercorak khas Kalimantan) saat menemui Kepala MTs Darussalam,

(Pangkalpinang), Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darussalam yang berlokasi di Kelurahan Tua Tunu Indah, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang didaulat menjadi salah satu peserta dalam tes Programme For International Student Assessment (PISA) yang merupakan program International di bidang pendidikan yang di inisiasi oleh Organization for Economic Co-operation and Develeopment (OECD), sebuah organisasi internasional yang bergerak bidang kerja sama dan pembangunan ekonomi.

 

PISA sendiri adalah suatu bentuk asesmen yang didalamnya berisikan instrumen studi dan evaluasi sistem pendidikan, dan dilaksanakan setiap 3 tahun sekali dengan diikuti oleh 79 negara peserta, termasuk Indonesia, dengan tujuan agar dapat saling mengenal sistem pendidikan pada masing-masing negara, sehingga dapat membangun sistem persekolahan yang lebih baik dan efektif.

 

Sebagai bentuk persiapan dalam menghadapi hal tersebut, pihak MTs Darussalam pun melaksanakan sosialisasi kepada para orang tua siswa peserta, yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Hatta, S.Pd.I., dan dihadiri pula oleh Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Drs. Samsul Bahri, M.Pd., di Aula MTs Darussalam Pangkalpinang, Jum'at, 03/12.

 

"Sosialisasi ini bertujuan agar para orang tua siswa peserta PISA dapat mengetahui hal tersebut, sehingga nantinya mereka pun tidak kaget apabila nantinya anak-anak mereka menerima materi pelajaran lebih intensif dari biasanya dan diharapkan mereka juga dapat membantu mendampingi anak-anak untuk belajar dan mendalaminya di rumah," ujar Hatta saat ditemui sesaat sebelum pelaksanaan sosialisasi.

 

Ditambahkannya, dalam pelaksanaan PISA yang dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Mei tahun 2022 nanti, dari MTs Darussalam telah ditunjuk 28 orang siswa yang berusia sekitar 15 tahun yang akan ikut berpartisipasi mengisi instrumen yang berkaitan dengan literasi membaca, numerik, hingga sains, untuk mengukur ketrampilan mereka dalam menerapkan materi pelajaran yang telah dipelajari di sekolah dalam kehidupan sehari-hari.

 

"Saat ini kami juga masih memiliki kendala, yakni masih kurangnya sarana dan prasarana. Dimana jumlah perangkat komputer yang tersedia di Laboratorium Madrasah hanya sekitar 20 unit dan spek nya pun belum begitu memadai untuk digunakan dalam pelaksanaan PISA tersebut, sehingga dikhawatirkan nantinya akan menghambat siswa dalam pengerjaan soal dan pada akhirnya berimbas pada penurunan perolehan poin," ungkapnya.

 

Beliau pun berharap agar hal ini dapat menjadi perhatian pihak terkait dan dapat segera dicari solusinya agar tidak menjadi suatu hambatan dalam pelaksanaan PISA nanti, sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih maksimal.

 

Sementara itu, Pengawas Madrasah, Drs. Samsul Bahri, M.Pd., yang hadir dalam kegiatan tersebut pun mengungkapkan bahwa dalam hal ini pihak Madrasah harus selalu disupport dan didampingi, jangan sampai terkesan mereka berjalan sendiri, karena MTs Darussalam bukan hanya mewakili Kota Pangkalpinang, tapi juga membawa nama bangsa Indonesia dalam kancah internasional.

 

"Kita patut berbangga, karena pada tahun-tahun sebelumnya, hanya ada 2 provinsi yang difokuskan untuk ikut serta dalam pelaksanaan PISA ini, yaitu DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun kali ini provinsi kita pun diberikan kesempatan untuk berpartisipasi. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa adanya perhatian pemerintah terhadap pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," tukasnya.

 

Ditambahkannya, pada awal tahun 2021 yang lalu, dirinya bersama dengan para kepala Madrasah peserta pun telah mengikuti pertemuan dengan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kanwil Kemenag Babel. Dan dalam kesempatan tersebut Gubernur pun berpesan agar seluruh pihak terkait dapat lebih serius dalam mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan PISA nanti.

 

Terkait hal ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, S.Ag., M.H., yang ditemui di ruang kerjanya pada Jum'at, (03/11) pun menyatakan bahwa pihaknya merasa turut bersyukur atas terpilihnya beberapa Madrasah di daerah Kota Pangkalpinang, termasuk MTs Darussalam untuk ikut serta dalam asesmen tingkat Internasional tersebut. Dan beliau pun berjanji akan memberikan dukungan dan support, serta mengkoordinasikan segala sesuatunya berkenaan dengan hal ini dengan pihak terkait, khususnya Kanwil Kemenag Babel dan Pemerintah Daerah, agar nantinya dapat membuahkan hasil yang lebih optimal guna kemajuan dunia pendidikan, khususnya di daerah Kota Pangkalpinang. (Admin/Gnd)

Berita Terbaru