Persiapkan Tahun Ajaran Baru, Madrasah Lakukan Penyusunan dan Pengembangan KTSP


Keterangan Foto : Kasi Penmad (Juandi) dan Pengawas Madrasah sedang Memberikan Materi pada Workshop Penyusunan dan Pengembangan KTSP di MIS Al Islah Muntok

Muntok (Bangka Barat). Madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat persiapkan diri menyongsong pelaksanaan tahun ajaran baru 2021/2022 dengan melakukan berbagai persiapan, diantaranya adalah melakukan workshop penyusunan dan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Semua madrash sudah membentuk Tim Pengembang Kurikulum Madrasah (TPKM) di masing-masing madrasah dan sudah mulai melakukan penyusunan kurikulum. Langkah selanjutnya adalah melakukan analisis kondisi dan pemetaan madrasah dan melakukan workshop. Pekan ini sudah ada tiga madrasah yang melakukannya, yaitu MTsN 2 Bangka Barat padaSelasa, 15 Juni 2021, MIN 1 Bangka Barat pada Kamis, 17 Juni 2021 dan MIS Al Islah pada Senin, 21 juni 2021 di masing-masing madrasah.

KTSP sendiri merupakan model kurikulum yang menekankan pada kreatifitas madrasah dalam mengembangkan pembelajaran pada satuan pendidikan masing-masing. Melalui amanah UU nom 20 tahun 2003  agar kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan disusun dan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik, maka pemerintah  tidak lagi menetapkan kurikulum nasional.Oleh karena itu, kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan penyusunannya diserahkan di tingkat satuan pendidikan dalam bentuk Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan (KTSP). Sedangkan untuk menjamin mutu minimal layanan pendidikan dengan KTSP yang variatif, dapat mengacu pada delapan standar nasional pendidikan yaitu: (a) Standar isi, (b) Standar Kompetensi Lulusan, (c) Standar Proses, (d) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, (e) Standar Sarana dan Prasarana, (f) Standar Pengelolaan, (g) Standar Pembiayaan, dan (h) Standar Penilaian Pendidikan.

Kasi Pendidikan Madrasah, H. Juandi, M.S.I, menyampaikan bahwa penyusunan dan pengembangkan KTSP tahun pelajaran 2021/2022 memang sudah ditekankan kepada suluruh madrasah dan diberi waktu pengesahan sampai pertengah Juli sebelum pembelaran dimulai.

"kepala madarsah sudah kita kumpulkan dan kita tekankan untuk membentuk TPKM dan melakukan penyusunan serta harus sudah masuk ke Kemeng paling akhir 9 Juli 2021" ujar Juandi.

"ada beberapa hal yang kami tekankan dalam penyusunan KTSP tahun ajaran ini, yaitu memasukan penguatan moderasi beragama dalam muatan kurikulum. selain itu kami tekankan pula metode pembelajaran inovasi, pendidikan inklusi serta muatan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di madrasah" tukas Juandi (JND/vie)

Berita Terbaru