Penguatan Sistem Pendataan EMIS Kesetaraan, Ponpes, Madin Takmiliyah dan Lembaga Pendidikan Al-Qur'an

Pangkalpinang-Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah dan Lembaga Pendidikan  Al-Qur'an dalam kegiatan penguatan Sistem Pendataan EMIS Kesetaraan diLingkungan Kanwil Kemenag Babel yang dilaksanakan di SwisBell Hotel Selasa (16/06/2021).

Dalam laporan singkatnya Kabid PAPKIS Kanwil Kemenag Babel  H.Senaidi berharap kepada Kasi Pakis dan Kasi Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kota Kemenag Se-Babel, sebanyak 61 Pondok pesantren yang ada di wilayah Babel agar dalam pengisian data betul-betul didata supaya yang didapat benar-benar yang komprehensif. Ikuti kegiatan ini dengan seksama karena menghadirkan narasumber yang handal agar setiap apapun permasalahan bisa diselesaikan,"pesannya.

Kepala Kanwil Kemenag Babel Drs.H.Tumiran Ganefo, MH dalam sambutan pembukaan acara menyampaikan acara ini merupakan penyamaan persepsi yang bisa menambah khasanah terhadap kewajiban kita melalui EMIS. Anak-anak santri usia sekolah yang putus sekolah yang ada di pondok pesantren salafiyah yang tidak melaksanakan sekolah formal seperti MI,MTs MA bisa melaksanakan pendidikan kesetaraan mulai tingkat ula, wustho dan ulya,"jelasnya.

"Setiap waktu dalam hal pembaharuan fakta data harus dinamis perlu kejelian untuk mencari agar data itu menjadi valid dan bisa dipercaya untuk digunakan kapanpun. Harapannya terhadap kelembagaan ini visi kedepan jangan hanya terbatas ula dan wustho.  Oleh karena itu untuk Ponpes salafiyah sangat penting untuk dilaksanakan dan  untuk bisa berinovasi," ujar KaKanwil mengakhiri sambutannya.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini meliputi operator EMIS  Kemenag Kabupaten/Kota satuan kesetaraan, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah dan lembaga Pendidikan Al-Qur'an yang beralokasi peserta Pangkalpinang 8 orang, Kabupaten Bangka 6 orang,  Bangka Tengah  8 orang, Bangka Selatan 7 orang, Bangka Barat 7 orang, Belitung 2 orang dan Beltim 2 orang, sedangkan narasumber Prehatin Dwi Susilo, M.Si operator EMIS dari Direktorat Pendidikan Diniyah dan pondok Pesantren Kemenag RI. (rma/vie)

 

Berita Terbaru