PPK Dampingi Petugas Pengelola BMN Rapikan Aset Di Madrasah


Keterangan Foto : Foto: PPK & PENGELOLA BMN RAPIKAN ASET MADRASAH. (Gnd/19/4)

Pangkalpinang-Ditjen Pendidikan Islam melakukan labelisasi atas aset Barang Milik Negara di MIN 2 Kota Pangkalpinang Senin 19 April 2021. Dari pantauan redaksi, petugas dibantu pihak madrasah melakukan labelisasi mulai dari mengeluarkan barang dari gudang/arsip penyimpanan sampai diberi label nomor kode barang, Barang-barang yang dilabelisasi yaitu dikelompokkan sesuai jenis penggunaan seperti Laptop, Printer dan Infocu, labelisasi diperoleh dari cetakan Apliksasi SIMAKBMN.

Menurut Delip Atmaja dan Indra Oktaria selaku petugas labelisasi mengatakan bahwa “labelisasi ini bertujuan untuk pengamanan aset Barang Milik Negara Ditjen Pendis yang berada di MIN 2 Pangkalpinang,  sejak tahun 2017 MIN 2 dilikuidasi dan bergabung dengan Satker Pendis Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, belum pernah dilakukan labelisasi, maka pada hari ini kita mulai bertahap melakukan penerbitan aset dengan tahap awal labelisasi asset,”, pungkas Delip.

Lebih lanjut Ia mengatkan bahwa “tujuan kedatangan kita untuk melihat kondisi secara langsung kualitas dan kuantitas aset BMN di MIN 2 Pangkalpinang, dengan demikian maka akan diperoleh inputan sebagai masukan bagi pembuat kebijakan terkait kondisi BMN di MIN 2 Pangkalpinang, disamping itu juga, kegiatan ini dilakukan untuk melakukan proses Penetapan Stasus Penggunaan (PSP) barang. "Sebagaimana kita lihat bahwa di MIN 2 ini masih banyak barang-barang yang wajib dihapuskan, karena benilai minus rupiah,” tutur Indra selaku Operator BMN.

Barang-barang tersebut banyak diantaranya sudah tidak bernilai kondisinya seperti bangku, meja, dan kursi yang kondisinya sudah rusak berat, oleh karena itu mulai tahun ini akan kita mulai penertiban asset, mulai dari min 2 seterusnya min 1 pangkalpinang, dengan demikian pencatatan asset BMN lebih baik, dan diupayakan penghapusan asset berjalan. (Gnd/rma)

Berita Terbaru