Bentuk MGMP MTs Rumpun PAI, Kemenag Dorong Pengembangan Keprofesian Guru Madrasah


Keterangan Foto : Juandi (kasi Penmad), Sulaiaman (ketua KKM MTs) dan Heni Rohaeni (pengawas Madrasah) melakukan pertemuan pembentukan MGMP rumpun PAI

Simpang Teritip.(Bangka Barat)-Kemenag Bangka Barat melakukan pertemuan dengan Kepala Madrasah, Pengawas dan perwakilan guru mata pelajaran rumpun PAI MTs dalam rangka pembentukan pengurus musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), Selasa 2 Februari 2021 di MTs Miftahul Jannah Pelangas. Pertemuan yang dimotori oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Juandi, M.S.I beserta pengawas madrasah ini melaksanakan tiga agenda sekaligus, yaitu koordinasi Kelompok Kerja Madrasah tingkat MTs, pembentukan MGMP rumpun PAI di MTs dan penyetandaran ujian akhir Madrasah untuk kelas akhir.

KKM tingkat MTs Kemenag Bangka Barat baru terbentuk pada Juli 2020 dan segera didorong untuk melakukan terobosan-terobosan demi kemajuan madrasah. Kasi Penmad, Juandi, berharap KKM MTs segera melakukan pertemuan dan koordinasi untuk program-program yang bermanfaat bagi madrasah. Sementara MGMP dan KKG secara bertahap akan dibentuk disemua tingkatan. Organisasi profesi ini salah satunya bertujuan memperluas wawasan dan pengetahuan guru dalam berbagai hal, seperti penyusunan dan pengembangan silabus, RPP, bahan ajar berbasis TIK dan sebagainya, serta sebagai komunitas belajar guru untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan yang meliputi pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif.

"Kami berharap melalui MGMP ini, guru dapat meningkatkan kapasitasnya dalam berbagai hal yang berkaitan dengan pengembangan keprofesian, termasuk juga menyusun LKS sendiri yang mengakomodir materi pembelajaran yang lebih kontekstual dengan kondisi yang ada". Ujar Juandi.

MGMP yang dibentuk tingkat MTs di kabupaten Bangka Barat mengambil pola MGMP rumpun mata pelajaran mengingat jumlah guru mapel dalam satu kabupaten kurang dari 15 orang. Rumpun mapel  pada MTs terbagi menjadi lima, yaitu rumpun PAI, rumpun matematika, rumpun IPA, rumpun IPS dan rumpun bahasa. 

MGMP yang sudah terbentuk  diharapakan segera melakukan pertemuan dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk penyusunan soal ujian akhir Madrasah sebagi standar soal yang akan digunakan di seluruh MTs di Bangka Barat. Ada 11 MTs di lingkungan Kemenag Bangka Barat yang diundang untuk mengikuti pertemuan ini. (Jnd)

Berita Terbaru