Kini Tak Perlu Repot Bawa Uang Tunai Bayar Biaya Nikah, Begini Caranya


Keterangan Foto : PENYERAHAN MESIN EDC (Electronic Data Capture) di KUA Taman Sari, Kota Pangkalpinang.

Alhamdulillah,Bayar biaya nikah kini tak perlu repot bawa uang tunai, sebab KUA kota pangkalpinang menyediakan fasilitas pembayaran menggunakan ATM (Anjungan Tunai Mandiri)

Ditemui diruang kerjanya, Wakil Pimpinan Cabang bank Sumsel Babel Syariah Pangkalpinang Abang Setiadi Wijaya seijin Pimpinan Cabang Irwan Antony (18/1) menjelaskan EDC itu singkatan dari Electronic Data Capture yaitu perangkat elektronik yg digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM atau kartu kredit yang terhubung langsung ke Bank persepsi, dengan hadirnya perangkat  EDC seharga 6 jutaan, menurut beliau penyerahan mesin EDC ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah disepakati sebelumnya dengan Kankemenag Kota Pangkalpinang beberapa waktu lalu bertujuan untuk memberikan kemudahan pelayanan penyetoran biaya pencatatan nikah bagi calon pengantin. Beberapa keuntungan bagi Catin  dan petugas KUA dengan perangkat EDC ini diantaranya, Catin ke KUA  menggunakan ATM tanpa repot membawa uang tunai sehingga lebih aman, penyetoran bisa langsung diKUA  bagi Catin yang mungkin jauh dari Bank atau Kantor Pos, proses pendaftaran nikah bisa sepaket dengan penyetoran nikah karena cukup dilakukan diKUA. Diantara teknis penggunaan perangkat EDC yaitu menggunakan menu Transaksi dan Setlement atau Avoid dan Setlement, menu pertama untuk proses penyetoran yang sudah benar/fix sedangkan menu kedua jika ada kekeliruan sama dengan menu cancel dikomputer.

Tindak lanjut MOU tidak berhenti sampai di mesin EDC saja, namun sedang di proses QRIS sebagai alternative pembayaran nikah, dan juga masing-masing KUA akan dibekali dengan sebuah Handphone Android beserta kartu serta bimbingan langsung penggunaan mesin EDC maupun QRIS di KUA, tambahnya.

Sementara itu, Arsidi (18/1) selaku Kepala KUA TAMAN SARI mengungkapkan penggunaan perangkat ini perlu dilakukan uji coba atau simulasi, karena ada beberapa masalah yang masih menimbullkan beberapa pertanyaan bagi petugas KUA yaitu bagaimana dengan penggunaan Kode billing, bagaimana dengan input data pada PNPB NR online, apakah biaya yang disetorkan otomatis terkoneksi otomatis/terbaca pada aplikasi SIMPONI online dan heberapa hal lainnya, harapan kita kedepan ada petunjuk teknisnya, tuturnya.

Firmantasi selaku Kasi Bimas Islam Kankemenag kota Pangkalpinang, menyambut gembira dan antusias terkait inovasi digital yang hadir di KUA Kota Pangkalpinang, beliau menjelaskan kepada petugas yang nantinya ditunjuk sebagai operator akan ada simulasi dan bimbingan langsung dari petugas Bank Sumsel Babel Syariah, sehingga operator secara cermat mengatasi berbagai kendala awal seperti kelebihan setor pada print out bukti setor EDC atau lainnya.

Abdul Rohim, selaku Kepala kankemenag kota menyambut baik dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Pihak Bank Sumsel Babel Syariah yang sudah mengakomodir kemudahan dalam pelayanan nikah melalui Bank, ini merupakan terobosan baru, sehingga catin tidak perlu repot-repot ke Bank untuk melakukan pembayaran pencatatan nikah, hal ini dapat meminimalisir kemungkinan-kemungkinan terjadi adanya gratifikasi, kita akan terus akan kembangkan berbagai aspek pelayanan yang menyangkut pembayaran baik nikah, haji dan sebagainya.

Beliau juga menambahkan kita harus berkoordinasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak agar betul-betul pelayanan terhadap masyarakat dikota pangkalpinang dapat diberikan pelayanan terbaik dan memang terbebas dari KKN maupun gratifikasi, selain mesin EDC, kita ada Mobil Layanan Nikah (MOLEN) yang nantinya akan dilengkapi dengan berbagai aplikasi yang mudah, termasuk proses pembayaran, termasuk mesin EDC maupun QRIS, dan Mobil layanan ini nantinya sangat akan membantu catin yang ingin menikah, ada kemudahan-kemudahan yang akan difasilitasi untuk catin, imbuhnya.(abah/vie)

 

Berita Terbaru