MIN 1 Bangka Barat Gelar Rapat Evaluasi Pembahasan Anggaran Dan Sistem Pembelajaran Di Masa Pandemi


Keterangan Foto : MIN 1 Bangka Barat Gelar Rapat Evaluasi Pembahasan Anggaran Dan Sistem Pembelajaran dimasa Pandemi, Selasa (12/01/20)

Bkgi, Bangka Barat- Kepala MIN 1 Bangka Barat  menyelenggarakan kegiatan Rapat Pembahasan Anggaran 2021 dan Sistem pembelajaran semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Rapat yang dihadiri oleh dewan guru dan staf tata usaha, baik ASN, GTT dan PTT  dilaksanakan pada pukul 08.00, bertempat di Ruang Guru MIN 1 Bangka Barat yang dibuka oleh Kepala Madrasah Sabirin, S.Pd.I,  Selasa (12/01/2020).

Dalam arahannya beliau membahas mengenai Evaluasi anggaran, serta penggunaan anggaran difokuskan pada tata cara pelaksanaan kegiatan yang pada akhirnya menyerap anggaran. Didalam arahannya, beliau menekankan pentingnya perencanaan guna mendapat output/hasil yang baik sesuai dengan rincian kegiatan.

Lanjut Kepala Madrasah disela-sela rapat tersebut beliau juga lebih banyak membahas mengenai Sistem Pembelajaran di masa pandemi ini. Selama beberapa hari ini siswa hanya datang untuk mengambil tugas untuk tetap belajar dirumah. Rencananya guru-guru akan bekerjasama dengan siswa untuk melakukan sistem Luring agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, pungkasnya.

Surianta, S.Pd.Ek juga menambahkan untuk pentingnya disiplin bagi guru dan pegawai Tata usaha diantaranya disiplin masuk/pulang, efektifitas mengajar dikelas dan disiplin berpakaian. Lanjut kepala madrasah, untuk peserta didik lebih ditekankan pada disiplin yang mengarah pada pembentukan karakter dan menumbuhkan minat belajar. Sambungnya, beliau juga mengingatkan kepada dewan guru dan staf tata usaha pentingnya kerja sama untuk meningkatkan etos kerja guna tercapainya madrasah yang lebih baik ke depan. 

Akhir dari kegiatan ini yaitu evaluasi mengenai apa yang telah berjalan selama setahun belakangan. Evaluasi ini bertujuan untuk menampung masukan-masukan agar ke depan dalam penyusunan program dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Masukan dari beberapa pegawai yang mendapat perhatian serius salah satunya mengenai pembagian tugas Guru dan Pegawai. Harapannya jabatan personalia bukan saja membuat suatu penyegaran tetapi nantinya dapat meningkatkan etos kerja, sesuai dengan 5 nilai budaya kerja yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI, "pungkasnya.(adm/rma)

Berita Terbaru