Gelar Upacara HAB ke-75 Kemenag RI, Kemenag Kabupaten Bangka Tengah Resmikan PTSP Untuk Pelayanan Lebih Baik


Keterangan Foto : Plt. Bupati Kabupaten Bangka Tengah menyerahkan Potongan tumpeng kepada Kankemenag Kab. Bangka Tengah Drs. Muhammad Sidik,MH.

Bangka Tengah, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (5/1) gelar upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-75. Upacara dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat ditengah pandemi Covid-19. 

Nuansa ini amat terasa karena ini kali pertama Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah menggelar Upacara HAB di tengah pandemi. Kemenag Kabupaten Bangka Tengah pun menggelar upacara dengan peserta terbatas dengan protokol kesehatan ketat. Selain itu pada peringatan kali ini juga tidak banyak mengundang tamu hanya melibatkan ASN dilingkungan Kemenag Kabupaten Bangka Tengah sebagai peserta upacara dan beberapa orang tamu undangan dari unsur MUI, FKUB, serta Baznas Kabupaten Bangka Tengah.

Pelaksanaan upacara peringatan HAB Kemenag tahun 2021 kali ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana tanggal pelaksanaan upacaranya biasanya dilaksanakan pada tanggal 3 Januari untuk tahun ini dilaksanakan pada tanggal 5 Januari. Hal itu sesuai dengan surat edaran dari Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI.

Dalam arahan Menteri Agama H. Yaqut Cholil Qoumas yang dibacakan oleh Plt. Bupati Bangka Tengah Yulianto Satin,S.E,MM yang hadir sebagai tamu undangan sekaligus sebagai Pembina Upacara HAB ke-75 ini mengangkat tema Hari Amal Bhakti “Indonesia Rukun” sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju. Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia. 

Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama merefleksikan rasa syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kementerian Agama. Kita semua bisa berdiri di tempat ini, tidak lepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu. Kementerian Agama dibentuk pada 3 Januari 1946 dengan Menteri Agama pertama Haji Mohammad Rasjidi. “Selayaknya kita berterima kasih dan mendoakan semoga  amal  bakti  para  perintis,  pendiri  dan pembangun Kementerian Agama mendapat ridla dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kita semua diberi kekuatan dalam melanjutkan cita-cita mereka untuk kepentingan bangsa, negara dan agama.” ujarnya.

Usai upacara bendera, rangkaian acara selanjutnya yang dilakukan oleh Plt. Bupati Bangka Tengah Yulianto Satin,SE,MM yang didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah Drs. Muhammad Sidik,M.H melakukan pemotongan pita dan nasi tumpeng Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah. 

Dihadapan Plt. Bupati Kabupaten Bangka Tengah, Muhammad Sidik menyampaikan “Kami  Kemenag Kabupaten Bangka Tengah berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di PTSP ini,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Kepala Kemenag Kabupaten Bangka Tengah, PTSP ini juga dalam rangka untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan terpercaya. Pelayanan menggunakan PTSP merupakan layanan baru, dengan PTSP, pengguna jasa layanan akan sangat mudah mengakses layanan di Kantor Kemenag Kabupaten Bangka Tengah. Datang langsung diberi layanan dan di tempat itu pulalah produk layanan akan di peroleh dan layanan akan di selesaikan sesuai waktu yang telah di tentukan, tutup Sidik.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Kabupaten Bangka Tengah, memberikan pujian serta apresiasi atas PTSP di Kantor Kemenag Kabupaten Bangka Tengah, disamping itu Ia juga berharap kualitas pelayanan semakin meningkat, mudah dan cepat. Sehingga masyarakat yang hendak mengurus berbagai keperluan di Kemenag Kabupaten Bangka Tengah dapat terlayani dengan baik dan sesuai prosedur, ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati Bangka Tengah juga melakukan penyerahan bintang penghargaan Karya Satya Lencana pengabdian 10 dan 20 tahun. Sebanyak 14 lencana diberikan untuk pengabdian 10 tahun serta 2 lencana pengabdian 20 tahun. (06/01/2021) (OMa/rma).

 

Berita Terbaru