Alhamdulillah, 16 Madrasah Di Kemenag Bangka Tengah Terima Dana Bos Tahap Dua


Keterangan Foto : Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Bangka Tengah bersama Kepala Madrasah di Bangka Tengah pada saat Penandatanganan SPK Dana BOS 2020

Bangka Tengah- Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah melalui DIPA Pendis Kemenag Bangka Tengah akan mencairkan Dana Bantuan BOS tahap DUA tahun anggaran 2020. Sebanyak 16 lembaga Pendidikan yang berhak menerima Bantuan BOS Tahap II ini, terdiri dari Raudhatul Atfhal, Madrasah Ibtidaiyah, Madarasah Tsanawiyah dan madarasah Aliyah di Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Bangka Tengah selaku Kuasa Pengguna Anggaran mengharapkan agar Kepala madrasah dapat memanfaatkan dana BOS sesuai peruntukannya dan mempedomani Juknis BOS tahun 2020 dan segera menyampaikan laporan pertanggungjawaban dari bantuan bos tersebut paling lambat terakhir Desember 2020.

Penandatanganan Suarat Perjanjian Kerjasama (SPK) ini berlangsung di di Aula Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah ini juga dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah La Barihi, S.Ag., M.Pd. Dalam arahanya beliau menyatakan bahwa proses pencairan baru  lakukan karena menunggu dana relokasi/Buffer BOS dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini karena anggaran dana BOS madrasah pada DIPA Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah masih kurang.

“Dan Alhamdulillah dana relokasi BOS madrasah dari kanwil sudah diproses minggu lalu dan sudah cair melalui rekening pada madrasah masing-masing. Perlu diketahui, Kebutuhan dana BOS madrasah pada tahap dua ini sebesar Rp. 1.461.050.000 dengan skema pencairan yang bersumber dari bantuan relokasi DIPA Bidang Madrasah Kanwil sebesar Rp.616.550.000,-“, Dan dari Dana BOS DIPA Pendis Kemenag Bangka Tengah sebesar Rp. 844.500.000,-“, tambah beliau. 

“Diharapkan dengan cairnya dana BOS ini dapat menjadi semangat bagi madrasah untuk lebih giat membangun madrasah menjadi lebih hebat dan lebih bermartabat”, tutup La Barihi. (26 November 2020) (Oma/rma)

Berita Terbaru