Antisipasi Merebaknya Penyakit Menular dan Tidak Menular, Siswa Mansbel Skrining Kesehatan

bkgi. Belitung – Sabtu 21/11/2020 Sebanyak 170 siswa MAN 1 Belitung (Mansabel) menjalani skrining kesehatan yang dilakukan oleh 4 orang petugas kesehatan dari Puskesmas Air Saga Tanjungpandan Kabupaten Belitung. Skrining kesehatan berlangsung selama 3 hari yaitu pada tanggal 19-21 Nopember 2020. Pada hari pertama skrining dijalani oleh siswa kelas sepuluh dan pada hari berikutnya oleh siswa kelas sebelas. Skrining berlangsung pada pagi hari di ruang kelas saat jam pelajaran.

Selain sebagai program kerja UKS, skrining juga dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyebaran penyakit di lingkungan madrasah, baik penyakit menular maupun tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

Seluruh siswa yang menjalani pemeriksaan terlebih dahulu mengisi blanko skrining yang telah disiapkan oleh pihak Puskesmas. Selanjutnya secara bergiliran siswa melakukan tahapan pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan tensi, cek gula darah, mengukur berat badan, tinggi badan dan lingkar pinggang, serta mengambil sampel dahak untuk dicek di laboratorium Puskesmas.

Nantinya seluruh hasil skrining akan dibawa ke Puskesmas dan dilakukan penelitian. Setelah itu, hasilnya akan disampaikan kepada pihak UKS madrasah. Demikian disampaikan oleh Ibu Sarina salah satu petugas yang melakukan skrining kesehatan siswa. Beliau juga mengingatkan kepada siswa dan siswi di sela-sela pemeriksaan supaya mereka tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan covid-19, karena penyebaran virus tersebut masih berlangsung dan sangat membahayakan.

Skrining kesehatan kepada siswa Mansabel merupakan bentuk kerja sama antara pihak madrasah dengan Puskesmas setempat dalam hal perlindungan kesehatan dan pencegahan munculnya berbagai penyakit, serta pencegahan dini terhadap penularan penyakit.

Dengan adanya skrining kesehatan yang rutin dilaksanakan, madrasah menjadi lebih terbantu dalam hal menjaga kesehatan siswa dan lingkungan madrasah. Siswa pun menjadi lebih mudah untuk melakukan pemeriksaan dini terhadap kesehatan mereka. Karena terkadang ketika seseorang merasa baik-baik saja, maka belum tentu ia akan memeriksakan kesehatannya dengan sengaja. Demikian diungkapkan oleh Uspira Nadiyah selaku Pembina UKS Mansabel.

Drs. Sarwani selaku Kepala Madrasah berharap agar program tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi sesuatu yang wajib dilaksanakan minimal sekali dalam setahun. Terlebih pada saat ini MAN 1 Belitung menjalani pembelajaran tatap muka, meskipun dengan jumlah siswa yang lebih sedikit. Hal tersebut juga dapat membuat siswa menjadi lebih memperhatikan kesehatan dirinya mengingat bahwa ia akan diperiksa secara langsung oleh pihak Puskesmas.(Meri/rma)

Berita Terbaru