41 Guru, Kepala dan Pengawas Madrasah Se Bangka Selatan Mengikuti Assesmen Kompetensi

Bkgi, Bangka Selatan---Sebanyak empat puluh satu (41) guru, kepala dan pengawas madrasah se Kabupaten Bangka Selatan mengikuti asessmen kompetensi, Kamis (19/11/2020).

"Ke 41 peserta assesmen tersebut terdiri dari 1 orang pengawas madrasah, 14 kepala madrasah dan 26 peserta dari guru madrasah yang telah terdaftar sebagai peserta assesmen kompetensi yang dilangsungkan di dua tempat berbeda yaitu sebanyak 18 peserta mengikuti assesmen di MTsN 1 Bangka Selatan dan 23 peserta lainnya mengikuti assesmen di MA Al Hidayah Toboali", Terang Harus, S.Pd.I., Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Bangka Selatan saat dihubungi disela kegiatan monev di MTsN 1 Bangka Selatan.

Menurut Harus, S.Pd.I. asesemen kompetensi guru, kepala, dan pengawas madrasah ini bertujuan mengetahui tingkat dan gambaran informasi umum kompetensi mereka sesuai standar yang telah ditetapkan. Asesmen juga penting untuk memetakan sebaran dan kompetensi mereka sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan jenis pembinaan dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Beliau mengatakan bahwa Asesmen dilakukan juga untuk menyusun rapor kompetensi yang akan menjadi acuan pihak terkait dalam pengembangan keprofesionalan guru, kepala dan pengawas madrasah.

"Adapun guru, kepala dan pengawas madrasah  yang mengikuti kegiatan assesmen kompetensi ini mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) yang memenuhi persyaratan", ujar beliau

"Guru MI misalnya, adalah mereka yang mengampu mata pelajaran guru kelas. Guru MTs, mereka yang mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA Terpadu, dan Bimbingan dan Konseling sedangkan guru MA adalah pengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Bimbingan dan Konseling,” Terang Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Bangka Selatan yang memulai karir PNS nya sebagai guru MTsN Petaling Kabupaten Bangka ini.

"Selain guru, akan ikut asesmen juga, Kepala Madrasah, termasuk Kepala RA, dan pengawas pada Madrasah,” lanjut beliau.

"Asesmen kompetensi guru, kepala, dan pengawas madrasah sangat penting. Sebab, mereka menjadi penentu kualitas penyelenggaraan pembelajaran di madrasah. Hasil asessment ini akan menjadi dasar kebijakan Kemenag," pungkas Harus, S.Pd.I. (CeeS83/rma)

Berita Terbaru