PKKM Jenjang Tsanawiyah Libatkan Pengawas Madrasah Babar


Keterangan Foto : Tim PKKM berfoto bersama usai melakukan penilaian di MTsN 1 dan 3 Bangka Barat

Kelapa (Bangka Barat). Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabuaten Bangka Barat bersama Tim Penilai Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Kanwil Kemenag Bangka Belitung melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tsanwawiyah pada Selasa, 27 Oktober 2020. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat, yaitu MTs N 3 Babar di Penyampak dan MTsN 1 Babar di Kelapa. Penilaian Kinerja Kepala MTs. Negeri 3 Bangka Barat  dilaksanakan di ruang Kantor MTs.N 3 Bangka Barat dan  Penilaian Kinerja Kepala MTs.N. 1 Bangka Barat dilaksanakan di ruang Kantor  MTs.N 1 Bangka Barat.  PKKM ini dilaksanakan oleh Tim penilai dari  Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung dan pengawas madrasah, Heni Rohaeni, S. Pd., MM. Pd. dan Drs. Suparto.

Menurut Heni, Penilaian Kinerja Kepala Madrasah ( PKKM ) ini merupakan proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan inpretasi data tentang kualitas Kepala Madrasah dalam melaksanakan tugasnya sebagai kepala madrasah. Penilaian ini dilakukan secara berkala  dalam periode tahunan ( setiap tahun sekali) dan empat tahunan.

"Penilaian Kepala Madrasah ini sewajarnya dilaksanaan setahun sekali selama satu periode kepala Madrasah, kurang lebih empat tahun. Hal ini perlu dilakukan dalam hal mengevaluasi dan menilai kinerja dan kualitas kepala madrsah kita" ujar Heni.

Terkait dengan pelaksanaan Penilaian KInerja Kepala Madrasah tersebut, Ditjen Pendidikan Islam melalui Direktorat Guru dan tenaga Kependidikan Madrasah menyusun petunjuk teknis Penilaian Kinerja Kepala Madrasah yang kemudian ditetapkan melalui SK Ditjen Pendis Nomor 1111 Tahun 2019. Kinerja Kepala Madrasah sesuai Juknis, dinilai berdsarkan 5 komponen penilaian. Kelimanya terdiri atas empat tugas utama kepala madrasah dan ditambah dengan satu komponen tambahan. kelimanya meliputi :

  1. Usaha pengembangan madrasah;
  2. Pelaksanaan tugas manajerial;
  3. Pengembangan kewirausahaan;
  4. Supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan; dan
  5. Hasil kinerja kepala madrasah.

Empat komponen penilaian tugas utama kepala madrasah dinilai setiap tahun, sedangkan penilaian kelima ( hasil kinerja kepala madrasah) dinilai per empat tahun sekali. Dengan demikian, kinerja kepala madrasah benar-bener terukur. (JND/rma)

Berita Terbaru