Kegiatan Supervisi MTsN 1 Bangka Selatan sebagai Upaya Kendali Mutu KBM


Keterangan Foto : Kegiatan Supervisi Kamad terhadap Guru dalam Proses KBM

Bangka Selatan – Kepala MTsN 1 Bangka Selatan terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan di madrasah yang dipimpinnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan supervisi langsung pada proses KBM. Rabu (30/09/2020).

Supervisi merupakan suatu layanan dari atasan kepda bawahan dengan memberikan pengarahan guna mengembangkan kinerja menjadi lebih baik, dan juga kegiatan mengawasi atau pengawasan, yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018.

Guru yang sedang mengajar di kelas dipantau dan dinilai kinerjanya disupervisi perangkat pembelajarannya dan dibimbing, apakah dalam proses pembelajaran sesuai dengan perencanaan yang direncanakan sebelumnya atau tidak.

Kepala MTsN 1 Bangka Selatan, Rosita mengatakan bahwa proses pembelajaran dan pembimbingan yang baik dan berkualitas diawali dengan penyusunan perangkat pembelajaran/pembimbingan yang baik dan berkualitas. Apabila perangkat pembelajaran yang disusun tidak berkualitas maka proses pembalajaran/pembimbingan tidak akan berjalan baik, atau sebaliknya proses pembelajaran/pembimbingan tidak akan berkualitas jika perangkat pembelajaran/pembimbingan yang disusun tidak berkualitas.

“Jadwal supervisi ini sudah disusun diawal semester, dan dilakukan mulai dari tanggal 17 September s.d 28 Oktober 2020, selain saya sebagai Kamad, guru senior juga ikut mensupervisi, Guru yang akan disupervisi harus mempersiapkan Perangkat Pembelajaran berupa prota, prosem, silabus, RPP, kalender pendidikan, jadwal pelajaran, agenda harian guru, daftar nilai, KKM, absensi peserta didik, buku pedoman guru, buku teks pelajaran, dan instrumen ceklist RPP, dengan tujuan tidak lain untuk meningkatkan layanan terhadap kualitas belajar siswa dan meningkatkan kualitas mengajar guru, serta ini merupakan wujud tanggungjawab dan amanah saya sebagai kepala madrasah”  Ujar Rosita selaku kamad MTsN 1 Bangka Selatan.

Disamping itu Kamad juga bisa melihat pembelajaran yang dilakukan di kelas, sudah maksimal atau belum, dengan sarana dan prasarana/ alat pembelajaran yang digunakan guru ketika menyampaikan materi dihadapan peserta didik. "Kalau kurang akan dilengkapi secara bertahap," jelasnya.

Pembelajaran yang berkualitas hanya dapat dilaksanakan oleh guru yang berkualitas pula, Supervisi terhadap guru merupakan upaya penting dalam rangka pemberdayaan dan meningkatkan kualitas. Pelaksanaan supervisi melalui kunjungan kelas untuk mengamati proses pembelajaran secara langsung terutama dalam pemilihan dan penggunaan metode, media yang digunakan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dari hasil supervisi ini dapat diketahui kelemahan dan keunggulan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, kemudian diupayakan solusi, pembinaan dan tindak lanjut tertentu sehingga guru dapat memperbaiki kekurangan yang ada, sekaligus mempertahankan keunggulannya, agar tercipata proses KBM yang berkualitas dan mutu.(JDN/Vie)

Berita Terbaru