Membangun Peradaban Melalui Pendidikan Berkarakter Sejak Usia Dini

bkgi-Pangkalpinang, Selasa (09/10) Bertempat di Bhay Park Babel di gelar acara lomba Sosiodrama (Kategori Anak-anak) dan lomba bercerita (Kategori Guru Pendidik) dengan tema "Membangun Peradaban Melalui Pendidikan Berkarakter Sejak Usia Dini". Acara ini di hadiri oleh kakanwil Kemenag Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Bidang Pakis Kanwil Kemenag, Perwakilan Dharma Wanita Kemenag, Pejabat Eselon IV di lingkungan Kemenag Provinsi Babel, perwakilan bhayangkari polda, perwakilan Dinas pendidikan Provinsi kepulauan Babel, Kepala PPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, anak-anak Raudhatul Anfal dan para pendamping.

Peserta pada lomba yang dilaksanakan selama satu hari ini berjumlah 204 orang yang terdiri dari 136 Anak dan 68 guru pendamping, perwakilan seluruh Kab/Kota Se Bangka. Juri kegiatan ini berjumlah delapan orang berasal dari kanwil Kemenag Babel, BAN PAUD kep. Babel, Dinas pendidikan Kota Pangkalpinang dan kampung dongeng Bangka Tengah.

Dalam sambutannya kakanwil Kemenag menyampaikan pagi hari ini walau suasana cuaca yang mendung semua peserta dr 34 Raudhatul Anfal bisa hadir di Bhay Park ini. Hari ini hari yang membanggakan bagi anak-anak yang duduk di tingkat RA. Karena pada akan di beri kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan seni. Akan di tampilkan lomba bercerita lomba drama. Dalam kesempatan ini anak-anak akan terlatih kelak mampu memperlihatkan, mengembangkan kemampuan seninya dan kemampuan yang lain. Pada kesempatan ini saya memberi penghargaan kepada Bapak Ibu bidang Madrasah telah menyelenggarakan kegiatan ini. Diharapkan kepada kita anak-anak dan pembina orang tua ingin memberikan ruang dan peluangnya seluas-luasnya untuk berkarya di depan kita semua. Ini tak bisa ternilai. Piala yang terdapat di depan ini merupakan motivasi supaya untuk betul-betul mengikuti lomba ini. Untuk para juri tim penilai agar seobjektif mungkin. Supaya anak-anak kita puas mengikuti lomba. Dan yang menjadi juara merupakan anak-anak yang berbakat sehingga menjadi contoh bagi yang belum berhasil. Yang belum berhasil para pendidik agar mendamping untuk mengasah kemampuannya.

Ke depan semua kita dalam persaingan di samping pengetahuan juga akhlak bekal supaya kita menjadi orang yang berguna bagi lingkungan masyarakat, bangsa dan negara. Untuk para guru dapat terus melaksanakan kegiatan seperti ini. Karena di sinilah dimana menjadi tempat bersemi dan tempat untuk mengembangkan bakat anak-anak. Semoga kita dapat menghasilkan generasi yang terampil dan berakhlak mulia dan pertemuan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan mengembangkan kegiatan ini di kabupaten masing2. (vie/SN)

Berita Terbaru

>