Drs.H.Paidi ; Tingkatkan Efisiensi, Eefektifitas Dan Ciptakan Nilai Tambah Dalam Pengelolaan Aset Negara


Keterangan Foto : Drs.H.Paidi saat memaparkan materi dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Penatausahaan dan Revaluasi BMN

bkgi-Pangkalpinang, Selasa (15/05) Barang Milik Negara (BMN) merupakan aset negara yang harus dikelola dengan baik. Pengelolaan aset negara tersebut tidak hanya berupa proses administratif semata, tetapi juga harus dipikirkan bagaimana cara meningkatkan efisiensi, efektifitas dan menciptakan nilai tambah dalam mengelola aset tersebut. Hal ini ditekankan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Drs. H. Paidi saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Penatausahaan dan Revaluasi BMN di Aula Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang pada Selasa 15 Mei 2018.

Dalam kesempatan tersebut Paidi juga memaparkan bahwa seluruh BMN merupakan objek penatausahaan, yaitu semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau berasal dari perolehan lainnya yang sah. Penatausahaan BMN meliputi pembukuan, inventarisasi dan pelaporan BMN. Dalam penatausahaan BMN ini termasuk didalamnya melaksanakan tugas dan fungsi akuntansi BMN.

“Penatausahaan BMN dalam rangka mewujudkan tertib administrasi termasuk di dalamnya adalah menyusun Laporan BMN yang akan digunakan sebagai bahan penyusunan neraca pemerintah pusat” Tutur Paidi.

“Sedangkan penatausahaan BMN dalam rangka mendukung terwujudnya tertib pengelolaan BMN adalah menyediakan data agar pelaksanaan pengelolaan BMN dapat dilaksanakan sesuai dengan azas fungsional, kapastian hukum, transparansi dan keterbukaan, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai” imbuhnya.

Pada akhirnya beliau berharap agar para pengguna barang, kuasa pengguna barang dan pengelola BMN yang ada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang dapat mengelola dan menatausahakan Barang Milik Negara yang berada dalam penguasaannya dengan sebaik-baiknya. (gaga/01/SN)

       

Berita Terbaru

>