LAYANAN KONSULTASI WARIS, WUJUD SINERGI SEKSI BIMAS ISLAM DENGAN PENYELENGGARA SYARIAH KEMENAG KOTA PANGKALPINANG


Keterangan Foto : Ustadz Philip Bahari saat menerima mayarakat yang berkonsultasi masalah waris

(Pangkalpinang), Waris dapat diartikan sebagai proses pemindahan harta dari pihak yang sudah meninggal kepada pihak lain yang menjadi ahli warisnya. Masalah pembagian harta waris merupakan salah satu masalah sensitif yang tak jarang menimbulkan konflik diantara para ahli waris. Di dalam agama Islam sendiri masalah waris sebenarnya sudah diatur secara mendetail dalam fiqih (faraidh), akan tetapi dalam prakteknya di masyarakat masih banyak terjadi perselisihan dalam proses pembagiannya.

        Guna meminimalisir terjadinya konflik akibat pembagian harta waris tersebut, Seksi Bimas Islam melalui Penyelenggara Syariah Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin melakukan konsultasi tentang masalah tersebut melalui salah satu stafnya, Ustadz Philip Bahari.

        Dikatakan Ustadz Philip, dalam beberapa bulan terakhir sudah beberapa orang warga yang mendatanginya untuk mengkonsultasikan hal warisan ini. Pada umumnya masalah yang dikonsultasikan adalah pembagian harta waris, jatah masing-masing ahli waris dan masalah wasiat. Beliau juga mengungkapkan bahwa dirinya hanya sebatas memberikan arahan sesuai dengan Syariat Islam dan sebagai mediator apabila terjadi konflik dalam hal pembagian waris tersebut.

        “Sebenarnya dalam hukum fiqih Islam masalah pembagian harta waris ini sudah diatur secara rinci, akan tetapi, seringkali ada masyarakat yang masih belum mengetahui dan memahami aturan tersebut, oleh karena itu kami merasa bertanggung jawab untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai hal tersebut” tutur Philip.

        Pria kelahiran Pangek yang kini berdomisili di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat ini juga mengakui, dalam memberikan advis atau saran kepada masyarakat yang berkonsultasi, dirinya bersikap sangat hati-hati dan selalu mengkomunikasikannya dengan pihak-pihak yang berkompeten seperti para ulama dan rekan di Pengadilan Agama untuk menyamakan persepsi dalam penafsiran hukum faraidh tersebut.

        Penyelenggara Syariah Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Erkandi, S.Ag,MH. yang ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa pelayanan konsultasi waris ini merupakan salah satu tugas dan fungsi Seksi Bimas Islam dalam hal pelayanan penyuluhan dan penerangan agama Islam, akan tetapi pihaknya sebagai bagian dari Seksi Bimas Islam juga bertanggung jawab akan hal tersebut, ditambah lagi salah satu staf penyelenggara syariah memang menguasai hal tersebut. Sehingga dalam hal pelayanan konsultasi waris ini merupakan salah satu bentuk sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi  antara Seksi bimas Islam dengan Penyelenggara Syariah. (gaga/01/AI)

Berita Terbaru

>