210 JEMAAH CALON HAJI KOTA PANGKALPINANG ‘SIAP’ BERANGKAT


Keterangan Foto : Hj.Nurmala,S.Ag Kasi. Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Pangkalpinang

bkgi, Pangkalpinang - Sejak dilansirnya daftar nama nominator Jemaah Calon Haji (JCH) Tahun 2018 M/1439 H yang berhak mengikuti pelunasan tahap pertama, sebanyak 210 JCH Kota Pangkalpinang yang namanya tercantum dalam daftar tersebut sudah mengikuti berbagai rangkaian proses mulai dari pengumpulan bukti setor awal, foto, pemeriksaan kesehatan hingga penyelesaian paspor. Hal ini diungkapkan oleh Hj.Nurmala,S.Ag, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementeriaan Agama Kota Pangkalpinang saat ditemui pada Jum’at 09 Maret 2018 di ruang kerjanya.

        Pada kesempatan itu Nurmala menjabarkan bahwa sebenarnya nominasi awal Jemaah Calon Haji yang berhak melunasi pada tahap pertama tersebut telah diterima pada bulan Oktober 2017 yang lalu dari Subdit Pendaftaran Haji Kemenag Pusat, pada saat itu jumlah JCH yang masuk nominasi berjumlah 209 orang, kemudian jumlah tersebut berkurang menjadi 203 dikarenakan ada 3 orang JCH yang meninggal dan 3 orang JCH yang mengajukan penundaan keberangkatan dikarenakan sakit. Kemudian jumlah tersebut bertambah lagi dengan adanya 7 orang JCH yang naik porsi, jadi hingga saat ini jumlah JCH Kota Pangkalpinang yang berhak mengikuti pelunasan tahap pertama adalah sebanyak 210 orang.

        “Dari 210 orang Jemaah Calon Haji tersebut, 208 orang telah menyerahkan hasil medical check up (pemeriksaan kesehatan) tahap pertama kepada Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh, dari catatan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut dapat dipastikan bahwa kondisi kesehatan semua JCH tersebut dalam keadaan baik dan siap untuk berangkat, sedangkan untuk yang 2 orang lagi belum menyerahkan dikarenakan baru mendapat pemberitahuan naik porsi, sehingga mereka baru akan mengadakan pemeriksaan kesehatan pada hari ini, akan tetapi dari hasil pantauan kami kedua orang JCH tersebut memiliki kondisi fisik yang prima, sehingga hampir dapat dipastikan hasil pemeriksaan kesehatan keduanya pun akan baik pula” terang Nurmala.

        Menurut Nurmala, pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan upaya penilaian status kesehatan menggunakan metode pemeriksaan medis untuk mendapatkan data kesehatan, hal ini sangat dibutuhkan untuk identifikasi, karakterisasi, prediksi serta penentuan metode eliminasi faktor resiko kesehatan dan juga sebagai dasar upaya perawatan, pemeliharaan, dan perlindungan kesehatan para Jemaah Calon Haji.

        Terkait proses penyelesaian paspor Nurmala menginformasikan bahwa yang telah selesai sebanyak 204, sisanya 6 paspor masih dalam proses penyelesaian di Kantor Imigrasi dan akan selesai dalam beberapa hari ini. Beliau juga menambahkan, untuk pelunasan tahap pertama diperkirakan akan dimulai pada minggu terakhir bulan Maret ini. (gaga/01/vie)

Berita Terbaru

>