Kunjungan Kerja Bidang Pendmad Ke MIS Al Islah Mentok

bkgi-Pangkalpinang, Kamis (08/03) Dra. Hj. Armi Rosdah, M.Pd.I beserta rombongan tiba di Mentok pukul 10.00 WIB di sambut hangat oleh Kepala MIS Bapak Nyamat Hadi. Dalam sambutannya Kepala MIS Al Islah mengatakan bahwa, "di awal berdirinya, Madrasah ini tidak di anggap oleh masyarakat sekitar. Yang bersekolah di madrasah itu justru masyarakat dari luar daerah tersebut. Tapi dengan gigih beliau terus berusaha dan punya prinsip tidak ada pendidik yang mudah putus asa Dan tidak ada pendidik yang mudah menyerah. Yang awalnya madrasah ini tidak di anggap namun sekarang menjadi salah Satu madrasah percontohan." Ujarnya.
 
MIS Al Islah memiliki guru dan Tenaga kependidikan yang sangat peduli dengan dunia mereka yaitu dunia pendidikan. Dan media sosial dianggap sebagai salah Satu alat promosi yang tepat untuk mempromosikan MI tersebut. Karena selain mudah dan murah meriah, media sosial bisa di akses sampai ke pelosok negeri maupun ke luar negeri. Meski dengan keterbatasan alat komunikasi dan hanya menggunakan satu telepon genggam, MIS Al-Ishlah merupakan pengguna Facebook yang aktif.
 
Untuk mendapatkan akreditasi pun menurut Nyamat tidak mudah beliau mendapatkannya. Setelah berjuang kurang lebih tiga bulan akhirnya MIS ini mendapat akreditasi A. Beliau mempunyai impian Madrasah ini menjadi tempat rekreasi edukasi pertama di Babel dengan mengedepankan literasi alam dan kelas alam. Beliau juga menceritakan di awal tahun berdirinya MI ini yang menjadi momok utama ketakutan para guru dan siswa di musim penghujan adalah banjir. Tetapi berkat bantuan dan kerjasama dari semua pihak akhirnya MI ini menjadi salah satu contoh MI yang berprestasi dan juga asri. 
Saat ini MI Al-ishlah memiliki guru dan tenaga pendidik sebanyak 17 orang. Dan hanya satu yang berstatus PNS. Nyamat berharap ke depannya ada bantuan di bidang IT untuk madrasah karena nantinya ujian nasional akan menggunakan sistem komputerisasi. 
 
Kabid Penmad Kanwil Kemenag Babel dalam arahannya mengatakan, Jangan mudah mengendurkan semangat karena sudah mendapatkan akreditasi A. Teruslah berinovasi, karena mungkin madrasah Yg kecil ini akan menjadi salah satu contoh madrasah terbaik di Indonesia. Beliau juga menambahkan pesan kepada seluruh  guru dan tenaga kependidikan yang ikut hadir bahwa mereka harus meniru semangat Pak Nyamat yang dengan gigih dan tanpa pamrih menjadikan MI ini menjadi MI percontohan. (Vie/SN)

Berita Terbaru

>