Kanwil : Rapat Kerja Bimas Katolik

bkgi – Pangkalpinang, Senin (05/02) Dalam acara Rapat Kerja Pembimas Katolik ini merupakan pertemuan pertama Bapak Kepala Kanwil dengan Bapak Uskup yang membawahi Pangkalpinang dan Kepulauan Riau beserta Lembaga Agama Katolik se- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Adapun agenda rapat yang akan dibahas dalam rapat kerja ini antara lain adalah :

  1. Penyampaian program dari bimas katolik sekaligus tanya jawab dan eksekusi terakhir untuk paroki dan lembaga program.
  2. Rancangan program 2019 terkait dengan program strategis yang akan diusulkan.

Dalam sambutannya Dr. H. Muhammad Ridwan, M.M. menyampaikan bahwa bagaimana membangun kehidupan umat beragama di Bangka Belitung. Kantor wilayah mempunyai tugas untuk membina lembaga keagamaan yang ada pada semua agama. Sebagaimana tugas dan fungsi kementerian agama sehingga dapat menciptakan kerukunan antar umat, melakukan pembinaan dan memfasilitasi sehingga semua agama dapat terlayani dengan baik. Sesuai dengan misi kemenag adalah bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan agama dan tugas ini akan terasa berat tanpa dibantu oleh lembaga agama yang ada di 7 kabupaten/Kota yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Dan untuk itu kita ucapkan terima kasih sehingga masyarakat kita semakin terlayani dan terbina dengan baik. Dalam hal ini Kementerian agama mempuyai fungsi :

  1. Fungsi agama, bagaimana pembangunan di bidang agama.
  2. Bagaimana membangun pendidikan keagamaan sesuai dengan agama peserta didik, untuk itu kemenag akan memberikan pendidik keagamaan sesuai dengan agama peserta didik dan kemenag akan memfasilitasi lembaga keagamaan tersebut.

Tugas kementerian agama dalam pembangunan bidang agama ini berat, apalagi bapak Bosco selaku pembimas hanya dibantu beberapa orang mengingat keterbatasan sumber daya manusia. Ini tentu menjadi persoalan tersendiri namun demikian kami tetap melakukan upaya antara lain yaitu dengan mengundang tokoh agama dan lembaga dalam melaksanakan kegiatan 2018 dan rancangan 2019 kami berharap ada program yg langsung bersentuhan kepada masyarakat dan tokoh agama dapat lebih berperan dan meningkatkan pemahaman umat.

Anggaran kemenag lebih dari 60 ?alah belanja pegawai sisanya adalah pelaksanaan program dan ini menjadi batasan dari kita untuk melakukan program. Untuk itu program yang dilaksankan adalah program prioritas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Anggaran yang ada pada Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 2,6 M yang terbagi menjadi 3 (tiga) fungsi yaitu fungsi administrasi, pelayanan dan pendidikan. Bagaimana mengelola anggaran yang kecil namun dapat memaksimalkan manfaatnya tentunya lembaga dan bimas katolik dapat berkoordinasi dan saling berkontribusi dalam pengelolaannya. Harapan kami tentu bagaimana pertemuan ini dapat membahas hal-hal penting yang dihadapi oleh bangsa dan tahun ini kita memasuki tahun politik dan sebagai ASN kami sangat dibatasi dan diatur dengan peraturan untuk tidak terlibat dalam politik praktis sehingga netralitas dapat terjaga. (TAN/SN)

Berita Terbaru

>